Nelayan Masih Trauma Ekspor Pasir Laut

Alat berat sedang mengeruk pasir di Bintan

BINTAN (TP) – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bintan kembali me-nyuarakan penolakan akan wacana pembukaan kembali kran ekspor pasir laut dari Kepri ke Singapura. Penolakan itu dinilai berdasar, karena kerusakan-kerusakan yang sebelumnya terjadi juga belum pulih hingga sekarang. “Nelayan masih trauma. Kita masih ingat parahnya kegiatan ekspor pasir itu sebelumnya. Laut keruh, kubangan di mana-mana. Nelayan juga susah mencari ikan,” kata Baini, Ketua HNSI Bintan kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (10/2). Baca lebih lanjut

Iklan