Buku Tamu

Terima kasih atas kunjungannya di situs/blog Direktorat Pengawasan Sumberdaya Kelautan, Direktorat Jenderal Pengawasan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kami mohon masukan, kritik, ataupun saran demi perbaikan pelaksanaan tugas pengawasan khususnya sumberdaya kelautan yang ada di Indonesia. Selamat membaca dan mohon untuk memberikan komentar. Terima Kasih.

-Admin-

13 comments on “Buku Tamu

  1. pak padel yang baik di kabupaten langkat begitu banyak persolaan mengyangkut kelautan namun tidak ti tindak lanjuti secara serius oleh dinas prov n kab langkat mohon perhatian atas situasi inia demikian tq
    knti

  2. assalamu’alaikum wr wb…

    salam kenal, sy (hery) dr dkp (dinas kelautan & perikanan) kota balikpapan, bid kp (kelautan & perikanan), seksi sapras/kp3k (kelautan pesisir & pulau2 kecil)…

    Wassalam wr wb….

  3. Keberadaan POKMASWAS SDKP di Kota Tanjungbalai mendapat sambutan dari semua komponen dan masyarakat nelayan yang ada termasuk para kelompok nelayan Kota Tanjungbalai, hanya pembinaan dan dukungan yang penuh dari pemerintah daerah Kota Tanjungbalai belum begitu menyentuh sehingga existensi POKMASWAS yang ada tidak dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan, oleh sebab itu, seluruh pengurus POKMASWAS Kota Tanjungbalai memohon agar hal ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat, Propinsi maupun Kota Tanjungbalai karena WPP 571 adalah perairan yang terdekat dari Kota Tanjungbalai

  4. Pak Dirjen Yang Terhormat,
    Diwilayah WPP 571 telah terjadi penyalahgunaan dokumen kapal yang secara operasional telah mengganggu nelayan kecil, yaitu dengan adanya istilah Pukat Gandeng Dua (2) dengan Gross Tonase sekitar 7-10 ton yang spesifik kapal jelas terlihat yaitu menggunakan katrol di buritan kapal. Hal ini dapat merusak ekosistem habitat yang ada dan juga nelayan kecil dan telah melanggar ketentuan dalam perundang-undangan perikanan dan Kepmen 02 thn 2011 yang pemberlakuan di Februari 2011, oleh sebab itu kami mohon kepada Bapak Dirjend agar dapat menginstruksikan Stasiun Belawan dan SATKER PSDKP Asahan – Tg. Balai untuk dapat mengambil tindakan sehingga nelayan tradisional yang berada di zona penangkapan jalur – 1 dapat dengan aman melaksanakan tugas dan fungsinya, terimakasih sebelumnya..

  5. tahniah buat Bapak TJITJIP yang telah dilantik oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu, semoga dapat menjalankan tugas dengan baik berdasarkan kepentingan masyarakat nelayan dan membuat terobosan baru berdasarkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat nelayan Indonesia, dan menjalankan pengawasan terhadap sumber daya perikanan dan kelautan serta pulau terluar di Indonesia dengan baik………….
    congratulation ……….. Pak Menteri ………….. ( endang harianto.amd, sekretaris pokmaswas mitra mina tanjungbalai sumatera utara )

  6. Aslkm Pak Dirjen..
    Bulan Maret s/d Juni 2012 banyak hal terjadi diperairan WPP 711, mulai dari penangkapan kapal thailand smp pd peristiwa naas tenggelamnya kapal barang diperairan antara P. Baru Kab. Bengkayang dan P. Pengeket serta pecahnya 2 unit kapal nelayan akibat gelombang bsr, syukurnya nelayan msh bs selamat walau 19 jam terapung dilaut. Mohon pantauan utk wilayah tsb jika bs dijadikan slh satu lokasi BMKT nantinya. trims

  7. ass. yth saudara pokmaswas se Indonesia, pak dirjen PSDKP Bapak Syahrin Abudarahman, Pak Mochatr Kepala Stasiun Belawan, Pak Poniman Satker Tanjungbalai Asahan. saya Alfian Ketua Pokmaswas Hiu Macan Kota Tanjungbalai-Sumut. butuh bimbingan dan Informasi Mengenai Sumberdaya Kelautan dan Perikanan bertujuan untuk menjadikan Blue ekonomi yang berhasil untuk Masyarakat Indonesia. Tks

  8. meskipun ada perbedaan di kalangan nelayan mengenai alat tangkap, dalam aktifitas menangkap hasil laut, tapi menurut saya kita harus menciptakan suasana yang kondusip,sesama nelayan hendaknya menjalin komonikasi yang baik dan tetap menjalin hubungan silaturahmi, mengenai perbedaan pendapat antara satu dengan yang lain nya, hendak nya sosiaisai terhadap masyarakat nelayan jangan berhenti sampai di sini, memang ini tugas berat untuk pemerintah, tapi mari kita jaga ibu pertiwi dan tetap satu NKRI.

  9. Kami dari POKMASWAS BINASAMUDRA Kabupaten Blitar mewakili 8 kelompok POKMASWAS se Kabupaten Blitar ingin mengadu kepada Direktorat Pengawasan Kelautan melalui kesempatan ini. Diwilayah kami sangat marak tindak pidana/pelanggaran penangkapan udang dengan penyelaman/kompressoran sianida dan petisida. Tindakan POSKAMLADU tidak berhasil menghentikan mereka. Mohon dilakukan tindakan tegas dengan operasi senyap agar tidak bocor. Kami siap membantu memberikan informasi akurat yang diperlukan dan siap bekerjasama untuk menegakkan peraturan dan perundang-undangan yang telah ditetapkan.
    Hal ini sangat mendeak dan diperlukan untuk menghindarkan konflik horisontal ditengah masyarakat. Suasana sudah seperti api dalam sekam.

  10. terima kasih
    atas info yg telah di unggah kami akan
    mengadakan komunkasi lebih intensif agar desa kami tempurejo wates kediri dapat
    menggali potensi SDA dan SDM yg ada belajar banyak sampai sukses dari pokmaswas bina samudra salam hangat juga buat Yth bpk gelandang tua

  11. Pak Dirjen Kegiatan Pengawasan Illegal fishing di Kalbar, jika saya perhatikan haya terfokus pada illegal fishing yang dilakukan oleh nelayan kecil, namun illegal fishing yang terjadi pada perairan umum (sungai yang terdapat di Kalbar) tidak Pernah dilakukan pengawasan. bagaimana pak dirjen,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s