Penyelundupan Ribuan Telur Penyu Diungkap PSDKP Pontianak

Petugas gabungan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pontianak serta Pos Perbatasan TNI 641 Beruang di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, menyita 3.405 butir telur penyu yang akan diselundupkan ke Sarawak melalui Serikin. “Lokasi penangkapan di Pos PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Saat ini barang bukti berupa telur penyu berada di Stasiun PSDKP Pontianak,” kata Kepala PSDKP Pontianak, Bambang Nugroho saat dihubungi di Pontianak, Minggu (17/4). Ia menambahkan, sebelumnya petugas Pos PSDKP Jagoi Babang dan Libas 641 Beruang tengan melakukan pemeriksaan secara rutin, Jumat (15/4) sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat itu, lanjut dia, petugas memeriksa sebuah truk dengan nomor polisi KB 9101 P yang bermuatan mangga muda. Menurut keterangan Gali Rakasiwi, sang supir, mangga muda itu akan dibawa ke Serikin, Malaysia. Ia melanjutkan, ketika dilakukan pemeriksaan lanjutan, ditemukan muatan lain berupa enam dus telur penyu yang disembunyikan di bawah muatan mangga muda.

“Jumlahnya 3.405 butir telur penyu,” kata Bambang Nugroho.

Supir yang beralamat dari Desa Jawai, Sentebang, Kabupaten Sambas itu, tidak mengakui sebagai pemilik telur tersebut.

“Truknya sendiri disebutkan berasal dari Pemangkat,” kata dia.

Barang bukti saat ini sudah diamankan di stasiun PSDKP Pontianak.

Bambang Nugroho mengungkapkan, belum ada tersangka dalam kasus tersebut. Namun pihaknya akan memanggil sang supir untuk diminta keterangan lebih lanjut mengenai kepemilikan telur-telur tersebut.

Sementara Koordinator Penyu Paloh WWF – Indonesia, Dwi Suprapti mengatakan, penyelundupan telur penyu ke Malaysia sudah bukan hal yang baru.

“Untuk Serikin, biasanya telur penyu dari Kepulauan Riau, bukan dari Paloh,” kata Dwi Suprapti.

Harga telur penyu di tingkat pengepul biasanya di kisaran Rp1.200 per butir untuk jenis penyu hijau.

Sedangkan di Pasar Serikin, Sarawak, yang berbatasan dengan Jagoi Babang, ada dijual per paket. Isinya 8 – 10 butir dengan harga 10 ringgit Malaysia.

“Kemudian dijual lagi di pasar yang sama dengan harga bervariasi dan per butir, masing-masing antara satu sampai tiga ringgit Malaysia,” kata Dwi Suprapti.

Pihaknya pernah menemukan harga jual di Pasar Serikin untuk satu butir telur penyu 2,5 ringgit atau sekitar Rp7 ribu.

Bambang Nugroho juga mengakui ada indikasi penyelundupan tersebut sudah sering terjadi.

Salah satu daerah endemik peneluran penyu di Kalbar berada di Pantai Paloh, Kecamatan Paloh, yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia. Panjang Pantai Paloh mencapai 63 kilometer.

WWF – Indonesia baru mulai melakukan pengamatan secara intensif sejak pertengahan tahun 2009.

Lokasi yang paling sering didarati penyu untuk bertelur adalah area sepanjang 19,3 kilometer dari Sungai Belacan ke Mutusan. Ada dua jenis penyu yang paling sering mendarat di Pantai Paloh untuk bertelur yakni penyu hijau dan penyu sisik.

Berdasarkan data WWF – Indonesia, puncak masa bertelur penyu antara Juni hingga Oktober.

sumber : erabaru.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s